Kenali Gejala Demam pada Anak Serta Cara Mengatasinya - Sahabat Bunda bebikiddies, Kali ini Bunda Imut telah mempersiapkan Artikel dengan judul Kenali Gejala Demam pada Anak Serta Cara Mengatasinya, Mudah-mudahan artikel yang terangkum dalam kategori Artikel Kesehatan Ibu Dan Anak, yang kami tulis ini bisa menambah wawasan serta bermanfaat bagi kita semua, selamat membaca.

Judul : Kenali Gejala Demam pada Anak Serta Cara Mengatasinya
link : Kenali Gejala Demam pada Anak Serta Cara Mengatasinya

Baca juga


Kenali Gejala Demam pada Anak Serta Cara Mengatasinya



Kenali Gejala Demam pada Anak Serta Cara Mengatasinya - Bunda sahabat bebikiddies, sebagai orang tua kita harus Kenali Gejala Demam pada Anak Serta Cara Mengatasinya. Ketika anak kita jatuh sakit, orangtua pasti merasa panik , sedih, dan kadang bingung apa yang harus dilakukan. Apalagi jika kemudian si kecil tiba-tiba badannya menjadi demam, suhu tubuhnya naik, dan kelihatan lesu.

Demam pada anak merupakan salah satu hal yang paling sering memicu kepanikan orangtua. Padahal, Apabila kita bisa Kenali Gejala Demam pada Anak Serta Cara Mengatasinya secara baik seluk-beluk demam anak, maka tak akan ada lagi panik yang terlalu berlebihan. Supaya terhindar dari panik ketika anak demam, mari kita pahami tujuh hal berikut:

1. Demam dimulai pada saat suhu 38 derajat Celsius
Memeriksa suhu tubuh dengan memegang area kening anak tersayang kita sering dilakukan orang tua. Janganlah terburu-buru menduga bahwa anak kita sudah mengalami demam apabila suhu tubuhnya lebih panas daripada biasanya. Kita harus pastikan terlebih dahulu untuk mengukur suhu tubuh dengan termometer. Anak baru bisa dikatakan demam apabila suhu badannya sudah mencapai 38 derajat Celsius. Di bawah angka tersebut, anak masih bisa dikatakan normal sehingga kita tak perlu panik. Namun teruslah memantau suhu tubuhnya secara berkala jika terjadi gejala lesu pada anak.

2. Demam yang disebabkan infeksi bakteri tidak sama dengan demam yang diakibatkan oleh virus
Demam yang diakibatkan oleh virus timbul saat daya tahan tubuh anak melawan infeksi virus yang mencoba masuk ke dalam tubuh. biasanya, demam yang disebabkan oleh infeksi virus akan hilang dengan sendirinya dalam kurun waktu tiga hari, sementara demam akibat infeksi bakteri bisa berlangsung lebih lama. Jika demam berlangsung lebih dari tiga hari, maka sudah saatnya anak segera dibawa ke dokter. Apalagi demam karena infeksi bakteri bisa menjadi pertanda suatu penyakit yang lebih serius. Obat Antibiotik dibutuhkan dalam penyembuhan demam yang diakibatkan oleh infeksi bakteri, bukan virus.

3. Demam pada bayi di bawah usia 3 bulan bukan merupakan gejala yang umum
Apabila bayi yang berusia belum genap 3 bulan mengalami demam hingga lebih dari 38 derajat Celsius, maka sebaiknya segera bawa ke dokter. Demam pada bayi di bawah usia 3 bulan bisa dikatakan sebagai suatu kondisi gawat darurat. Karena kondisi bayi pada usia tersebut masih belum memiliki sistem imunitas yang sempurna yang akan otomatis bereaksi ketika mengalami infeksi virus atau bakteri seperti halnya bayi yang lebih besar. Apabila tubuhnya tiba-tiba demam, itu bukanlah pertanda yang sehat terkait sistem kekebalan tubuhnya.

4. Dubur adalah tempat untuk mengukur suhu tubuh paling tepat dan akurat
Bunda mungkin sudah terbiasa mengukur suhu tubuh anak di bagian ketiak atau di mulut. Namun ternyata para ahli menyebutkan bahwa cara paling akurat untuk mengetahui suhu tubuh seseorang secara akurat adalah dengan menggunakan termometer rektal atau termometer dubur. Itulah pula  sebabnya obat penurun demam dosis tinggi juga tidak diberikan secara viral namun melalui dubur.

5. Atasi gejalanya, bukan terpaku pada  angkanya
Banyak orang tua yang berkeyakinan bahwa semakin tinggi suhu demamnya maka semakin parah penyakit anak. Pemahaman ini ternyata keliru. Bunda perlu mengamati gejala dan perilaku anak karena dalam kasus tertentu Anak dengan demam lebih dari 39 derajat Celsius masih bisa terlihat lebih ceria, bisa bermain, dan lincah bergerak, Di satu sisi ada pula anak yang demamnya hanya berkisar 38 derajat tetapi sudah tampak lesu, sering tertidur, rewel,  serta tidak nafsu makan. Oleh karena itu, daripada bunda hanya berfokus pada angka di termometer, alangkah lebih baiknya berikan perhatian pada gejala-gejala yang muncul untuk menentukan tindakan apa yang perlu segera dilakukan.

6. Pergunakan obat-obatan dengan tepat
Apabila Setelah dilakukan usaha menurunkan demam dengan cara alami seperti kompres tidak berhasil, bunda boleh menggunakan bantuan obat. Apalagi jika anak terlihat merasa tidak nyaman dengan suhu tubuhnya yang panas, memberi minuman obat penurun panas bisa menjadi cara efektif untuk membuatnya menjadi lebih nyaman. Namun bunda harus lebih cermat dalam memilih obat serta mengggunakan dosis dengan tepat.

7. Demam merupakan gejala yang sehat

Temperatur tubuh yang naik adalah indikasi tubuh bereaksi atas masuknya benda asing seperti virus serta bakteri ke dalam tubuh dan juga pertanda kondisi tubuh yang sehat. Demam mungkin tidaklah menyenangkan bagi anak, serta bagi orang tua pula, namun bersyukurlah bahwa sistem kekebalan tubuh anak bekerja baik sebagaimana mestinya.

Demikianlah bunda,  Kenali Gejala Demam pada Anak Serta Cara Mengatasinya sedini mungkin agar putra-putri kita bisa tumbuh kembang secara baik dan sehat. Semoga artikel Kenali Gejala Demam pada Anak Serta Cara Mengatasinya pada Anak serta Cara Mengatasinya ini bisa bermafaat bagi kita semua


Untuk mendapatkan perlengkapan bayi import dan kebutuhan bunda berkualitas tinggi namun murah buat bayi anda, bunda bisa mengunjungi Toko Online kami disini


Demikianlah Artikel Kenali Gejala Demam pada Anak Serta Cara Mengatasinya

Sekianlah artikel Kenali Gejala Demam pada Anak Serta Cara Mengatasinya kali ini, mudah-mudahan bisa memberi manfaat untuk anda semua. baiklah bunda, sampai jumpa di postingan artikel lainnya.

Anda sekarang membaca artikel Kenali Gejala Demam pada Anak Serta Cara Mengatasinya dengan alamat link https://bebikiddies.blogspot.com/2017/08/kenali-gejala-demam-pada-anak-serta.html

0 komentar:

Posting Komentar

 
Top