Judul : Penyebab dan Cara Mengatasi Sariawan pada Bayi
link : Penyebab dan Cara Mengatasi Sariawan pada Bayi
Penyebab dan Cara Mengatasi Sariawan pada Bayi
Penyebab dan Cara Mengatasi Sariawan pada Bayi - sahabat Bebikiddies, pernahkah anda mengalami bayi Anda tiba-tiba tidak mau minum atau menolak disusui, bisa jadi terdapat sariawan di rongga mulutnya. Bunda perlu tahu Penyebab dan Cara Mengatasi Sariawan pada Bayi.
Mungkin Bunda pernah punya pengalaman saat si kecil menolak makanan. Atau bahkan tidak mau makan sama sekali padahal biasanya lahap. Hal Ini mungkin terjadi akibat anak kurang suka dengan makanan yang disuguhkan atau bosan dengan menu yang itu-itu saja. Bisa juga karena ada faktor lain yang membuat nafsu makan anak Anda hilang. Untuk mengetahui penyebabnya, maka bunda bisa mencoba membuka mulut si kecil dan perhatikan apakah ada bulatan berwarna putih atau kuning di gusi, bagian dalam bibir atau pipinya. Jika ada,maka bisa jadi itu sariawan.
Sariawan atau dikenal istilah kedokteran stomatitis aphtosa yaitu adanya gangguan pada mulut yang menimbulkan perih dengan ditandai adanya permukaan cekung berwarna putih kekuningan. Sariawan bisa terjadi pada segala usia termasuk pada bayi anda. Hal ini bisa membuat bayi anda akan menolak ASI atau makanan lainnya. Beberapa kasus yang ditemukan bayi yang mengalami sariawan dikarenakan adanya pertumbuhan jamur jenis candida albicans yang dapat ditularkan dari puting ibu dan muncul di beberapa titik mulut sang bayi seperti misalnya pada bagian dalam pipi, dipada langit-langit mulutnya ataupun juga pada gusi serta giginya.
Penyebab Sariawan Pada Bayi
Sariawan sebenarnya jarang terjadi pada bayi, khususnya bayi berusia 10 bulan ke bawah. Namun tidak menutup kemungkinan bayi Anda mengalaminya. Walaupun penyebabnya belum bisa dipastikan secara medis, namun ada beberapa kemungkinan yang bisa menjadi pemicu timbulnya sariawan pada bayi di antaranya:
Trauma pada mulut. Trauma bisa terjadi akibat bayi secara tidak sengaja mengigit lidah atau bagian dalam bibirnya dan kemudian gigitan itu kemudian bisa berubah menjadi sariawan.
Mungkin Bunda pernah punya pengalaman saat si kecil menolak makanan. Atau bahkan tidak mau makan sama sekali padahal biasanya lahap. Hal Ini mungkin terjadi akibat anak kurang suka dengan makanan yang disuguhkan atau bosan dengan menu yang itu-itu saja. Bisa juga karena ada faktor lain yang membuat nafsu makan anak Anda hilang. Untuk mengetahui penyebabnya, maka bunda bisa mencoba membuka mulut si kecil dan perhatikan apakah ada bulatan berwarna putih atau kuning di gusi, bagian dalam bibir atau pipinya. Jika ada,maka bisa jadi itu sariawan.
Sariawan atau dikenal istilah kedokteran stomatitis aphtosa yaitu adanya gangguan pada mulut yang menimbulkan perih dengan ditandai adanya permukaan cekung berwarna putih kekuningan. Sariawan bisa terjadi pada segala usia termasuk pada bayi anda. Hal ini bisa membuat bayi anda akan menolak ASI atau makanan lainnya. Beberapa kasus yang ditemukan bayi yang mengalami sariawan dikarenakan adanya pertumbuhan jamur jenis candida albicans yang dapat ditularkan dari puting ibu dan muncul di beberapa titik mulut sang bayi seperti misalnya pada bagian dalam pipi, dipada langit-langit mulutnya ataupun juga pada gusi serta giginya.
Penyebab Sariawan Pada Bayi
Sariawan sebenarnya jarang terjadi pada bayi, khususnya bayi berusia 10 bulan ke bawah. Namun tidak menutup kemungkinan bayi Anda mengalaminya. Walaupun penyebabnya belum bisa dipastikan secara medis, namun ada beberapa kemungkinan yang bisa menjadi pemicu timbulnya sariawan pada bayi di antaranya:
Trauma pada mulut. Trauma bisa terjadi akibat bayi secara tidak sengaja mengigit lidah atau bagian dalam bibirnya dan kemudian gigitan itu kemudian bisa berubah menjadi sariawan.
- Alergi makanan.
- Terlalu banyak mengonsumsi buah-buah yang asam seperti jeruk dan tomat.
- Kekurangan vitamin tertentu seperti asam folat, zinc, dan B12.
- Terinfeksi virus.
- Keturunan.
Cara Mengatasi Sariawan Pada Bayi
sSbenarnya sariawan bisa hilang dengan sendirinya sekitar 7 sampai 21 hari, sementara rasa sakitnya bisa berlangsung hingga satu setengah minggu. Namun jangan menunggunya hilang tanpa pengobatan begitu saja. Bunda pasti tahu betapa tidak enak dan perihnya mulut pada saat mengalami sariawan. Begitu pula yang dirasakan oleh bayi Anda. Oleh sebab itu, Jika bunda menemui sariawan menyerang bayi Anda, bunda tidak perlu khawatir dan segera menanganinya karena sariawan bukanlah penyakit menular.
Di bawah ini beberapa langkah-langkah yang bisa Anda lakukan untuk mengatasi sariwan pada bayi:
1. Memperhatikan Konsumsi Ibu Menyusui
Nutrisi yang dihasilkan dari ASI akan membantu bayi anda dalam mengatasi sariawan. bunda dapat mengkonsumsi makanan yang kaya dengan kandungan probiotik seperti yogurt atau suplemen probiotik (sesuai arahan dan saran dokter) untuk membantu dalam menjaga kesimbangan tubuh bunda sehingga dapat meminimalisir perkembangan jamur candida. Pola makan anda harus diperhatikan seperti menghindari makanan olahan dan makanan yang mengandung gula terlalu tinggi karena akan memicu perkembangan jamur candida. Kandungan yang terdapat pada bawang putih bisa juga dijadikan salah satu manfaat dalam mengobati sariawan pada bayi.
2. Cream tradisional
Anda dapat menggunakan cream tradisional dengan menggunakan minyak kelapa ataupun cuka apel. Minyak kelapa atau cuka apel mengandung anti jamur yang alami. Oleskan pada puting payudara anda sehingga dapat mengurangi perkembangan jamur candida.
3. Sinar matahari
Bantuan dari sinar matahari pada pagi hari ternyata bisa menghindarkan bayi kita dari sariawan. Bunda bisa melakukan pencegahan ini dengan mengajak bayi anda berjemur di pagi hari karena jamur candida akan berkembang di tempat yang lembab dan gelap. Usahakan kamar bayi anda mendapatkan sirkulasi udara yang cukup dan juga terpapar sinar matahari.
4. Kompres sariawan dengan es batu.
Rasa dingin bisa membuat sariawan menjadi mati rasa.
5. Memberikan makanan bertekstur lembut dan bersuhu dingin juga bisa bunda coba.
5. Memberikan makanan bertekstur lembut dan bersuhu dingin juga bisa bunda coba.
Bikin larutan yang terdiri dari air, garam dan soda kue. Kemudian, celupkan kapas pada larutan tadi lalu tempelkan dengan lembut ke area sariawan. Hal ini bisa dilakukan sebanyak 3 sampai 4 kali dalam sehari.
Jika khawatir, bunda bisa membawa si kecil ke dokter dan minta resep obat yang tepat untuk mengatasi sariawan pada bayi. Dokter mungkin akan memberi resep obat sejenis parasetamol atau ibuprofen dengan dosis yang tepat sebagai pereda rasa nyeri.
Selama si kecil mengalami sariawan, hindari memberinya makanan yang terlalu panas dan asam. Makanan jenis ini bisa membuat mulutnya menjadi perih. Anda juga bisa mencegahnya dengan menjaga kebersihan mulutnya dengan cara menyikat giginya dengan sikat gigi khusus bayi. Hal ini bunda bisa lakukan sebanyak dua kali sehari untuk menghilangkan sisa makanan pemicu sariawan.
Jika sariawan pada bayi tidak kunjung membaik atau bahkan menyebabkan demam, ruam kulit, atau pembengkakan kelenjar getah bening, segera konsultasikan ke dokter.
Jika khawatir, bunda bisa membawa si kecil ke dokter dan minta resep obat yang tepat untuk mengatasi sariawan pada bayi. Dokter mungkin akan memberi resep obat sejenis parasetamol atau ibuprofen dengan dosis yang tepat sebagai pereda rasa nyeri.
Selama si kecil mengalami sariawan, hindari memberinya makanan yang terlalu panas dan asam. Makanan jenis ini bisa membuat mulutnya menjadi perih. Anda juga bisa mencegahnya dengan menjaga kebersihan mulutnya dengan cara menyikat giginya dengan sikat gigi khusus bayi. Hal ini bunda bisa lakukan sebanyak dua kali sehari untuk menghilangkan sisa makanan pemicu sariawan.
Jika sariawan pada bayi tidak kunjung membaik atau bahkan menyebabkan demam, ruam kulit, atau pembengkakan kelenjar getah bening, segera konsultasikan ke dokter.
Demikian ulasan singkat terkait Penyebab dan Cara Mengatasi Sariawan pada Bayi. Semoga artikel Penyebab dan Cara Mengatasi Sariawan pada Bayi ini bisa memotivasi kita semua untuk lebih memahami kesehatan dan kebersihan bayi kita.
Untuk mendapatkan perlengkapan bayi import dan kebutuhan bunda berkualitas tinggi namun murah buat bayi anda, bunda bisa mengunjungi Toko Online kami disini
Demikianlah Artikel Penyebab dan Cara Mengatasi Sariawan pada Bayi
Sekianlah artikel Penyebab dan Cara Mengatasi Sariawan pada Bayi kali ini, mudah-mudahan bisa memberi manfaat untuk anda semua. baiklah bunda, sampai jumpa di postingan artikel lainnya.
Anda sekarang membaca artikel Penyebab dan Cara Mengatasi Sariawan pada Bayi dengan alamat link https://bebikiddies.blogspot.com/2017/08/penyebab-dan-cara-mengatasi-sariawan.html

0 komentar:
Posting Komentar